Program Student Exchange (Wuxi) - Belajar sampai ke negri China

Program Student Exchange (Wuxi) - Elisa Ayuni

Belajar sampai ke negri China merupakan hal yang sering saya dengar tapi tak pernah saya bayangkan, namun hal itu dapat terwujud karena kesempatan yang diberikan fakultas dalam program Student Exchange. Terimakasih kepada Program Studi Perbankan Syariah atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya utuk mengikuti program ini.

Student Exchange adalah langkah yang penuh tantangan dan keberanian. Perjalalanan ini bukan hanya sekadar perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Ini adalah pembukaan pintu menuju dunia baru, dengan segala keunikan dan keberagaman. Perjalanan yang dimulai pada 14 September 2023 bersama 9 delegasi Program Studi lain menjadi awal petualangan kami. Saat kaki saya pertama kali menyentuh tanah negara yang mendapat julukan tirai bambu ini, kegembiraan dan rasa penasaran bercampur aduk. Penyesuaian diri dengan perbedaan budaya dan gaya hidup. Bahasa yang asing dan makanan yang berbeda menjadi tantangan untuk kami.

Masuk kekampus membuat saya merasa ini adalah babak baru yang akan saya hadapi. Dimana pembelajaran yang sangat berbeda dengan negara asal bukan hanya memperkaya pengetahuan akademis saja tetapi juga mengembangkan ketrampilan interpersonal. Pertemanan antar mahasiswa beberapa negara membuat saya mengerti setiap pertemuan adalah pertukaran budaya yang tak ternilai, dari perbedaan festival hingga perbedaan kebiasaan sehari-hari.

Sebagian besar kenangan yang tak terlupakan tercipta diluar kelas. Salah satunya yaitu City Tour. Mahasiswa diajak untuk menjelajahi beberapa lokasi penting di Wuxi, termasuk WUXI Museum, Huishan Ancient Town, dan WUXI Studio. City Tour ini memberikan kesempatan emas bagi saya untuk lebih memahami kota tempat dimana saya akan menghabiskan waktu selama program ini. Selama kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperluas pengetahuan tentang sejarah dan budaya Tiongkok, tetapi juga memperdalam hubungan sosial dengan sesama peserta program Student Exchange.

Meeting sports juga menjadi salah satu kegiatan luar kelas yang tak kalah berkesan. Kegiatan dimana saya mengenakan batik dan memegang bendera indonesia dihadapan seluruh mahasiswa lokal. Bukan sampai disana saja setelah itu dilanjut dengan culture experience membuat teapot bersama International Student di WUXI Vocational Institute Of Art Technology.

Selain aktivitas akademik, kami juga memiliki akses untuk berpartisipasi dalam berbagai program ekstrakurikuler yang diselenggarakan di lingkungan kampus. Xichen Intangible Cultural Heritage Society adalah contoh klub yang saya ikuti untuk mempelajari warisan budaya dalam bidang tari. Klub ini juga menyediakan kesempatan untuk membangun jaringan sosial yang luas, baik dengan sesama mahasiswa maupun dengan individu di luar lingkungan kampus. Bagi saya koneksi ini sangat berharga dalam mendukung pertumbuhan akademik dan profesional di masa depan.Pengalaman Student Exchange bukan hanya tentang mengambil mata kuliah di luar negeri. Ini adalah tentang pertumbuhan pribadi, keberanian menghadapi yang baru, dan memahami bahwa dunia ini begitu besar, dan kita semua adalah bagian darinya.