Ketua Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi narasumber dalam kegiatan "Penguatan Manajemen Pondok Pesantren: Strategi Menuju Pendidikan Berkualitas" yang diselenggarakan oleh Kantor
narasumber kegiatan kaprodi
Yogyakarta, 7 September 2026 – Ketua Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Jeihan Ali Azhar, M.E.I., menjadi narasumber dalam kegiatan "Penguatan Manajemen Pondok Pesantren: Strategi Menuju Pendidikan Berkualitas" yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dorong Kemandirian, Kemenag DIY Perkuat Kewirausahaan dan Manajemen Pesantren, yang bertujuan untuk memperkuat pesantren sebagai pilar pembangunan bangsa melalui penguatan sistem, struktur kelembagaan, dan Sumber Daya Manusia (SDM).Dalam paparannya yang berjudul "Penguatan Manajemen Pondok Pesantren: Strategi Menuju Pendidikan Berkualitas - Analisis Komprehensif dan Rekomendasi Kebijakan untuk Era Modern" (sesuai foto kegiatan), Dr. Jeihan Ali Azhar menekankan pentingnya transformasi manajemen pesantren agar mampu mengelola unit bisnis sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan, sejalan dengan peta jalan kemandirian pesantren.Kegiatan ini mendapat perhatian penuh dari Kakanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Menurutnya, berbicara tentang pengembangan pesantren tidak cukup hanya melihat potensi internal saja, tetapi juga kesiapan negara dalam menata regulasi dan struktur pendukungnya.“Ini merupakan kabar baik bagi pesantren. Perhatian negara terhadap pesantren semakin kuat, bahkan secara kelembagaan telah ditingkatkan menjadi Direktorat Jenderal Pesantren yang setingkat eselon I,” tandas Ahmad Bahiej.Pernyataan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional, di mana Presiden Prabowo Subianto sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai upaya memperkuat peran dan dukungan negara terhadap pesantren di Indonesia. kemenag.go.idSaat ini Kementerian Agama tengah mematangkan struktur organisasi dan tata kerja Ditjen Pesantren dengan tiga fungsi utama yang menjadi fokus, yaitu pendidikan, pemberdayaan, dan dakwah. kemenag.go.idKehadiran Dr. Jeihan Ali Azhar sebagai narasumber dari akademisi FEBI UIN Sunan Kalijaga diharapkan mampu memberikan perspektif akademik dan praktik baik manajemen keuangan syariah, kewirausahaan, serta model bisnis pesantren yang adaptif di era modern. Hal ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dengan pesantren dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang mandiri dan berdaya saing.