KULIAH UMUM: Mengenal Keuangan Syariah Digital, Langkah Awal Mahasiswa Menuju Inovasi Berdampak untuk Ketahanan Energi

Yogyakarta, 4 September 2026 – Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Mengenal Keuangan Syariah Digital: Langkah Awal Mahasiswa Menuju Inovasi Berdampak untuk Ketahanan Energi” pada Jumat, 4 September 2026 bertempat di Ruang Teatrikal FEBI Lantai 5. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Prodi Perbankan Syariah Tahun Ajaran 2026/2027.Kuliah umum ini menghadirkan dua pemateri kompeten di bidangnya, yaitu:1. Mhd Handika Surbakti, S.H., M.Si. selaku Direktur Program dan Kemitraan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) sebagai Pemateri I, dan
2. Hasan Al Banna, S.E.I., M.E. selaku Dosen Perbankan Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga sebagai Pemateri II.Acara dipandu oleh Jaza Anil Husna Fauzan, Duta FEBI 2026/2027 sebagai moderator, yang berlangsung interaktif dan inspiratif.Dalam pemaparannya, Bapak Handika Surbakti menjelaskan perkembangan pesat ekosistem fintech syariah di Indonesia dan peluang besar mahasiswa untuk terlibat dalam inovasi keuangan digital yang tidak hanya profitable tetapi juga berdampak sosial, khususnya dalam mendukung ketahanan energi. Sementara itu, Bapak Hasan Al Banna menekankan pentingnya literasi keuangan syariah digital sejak dini sebagai bekal mahasiswa untuk menjadi agent of change di era ekonomi digital.“Mahasiswa Perbankan Syariah tidak cukup hanya memahami teori perbankan konvensional, tetapi harus melek terhadap transformasi digital syariah. Dari sinilah inovasi-inovasi berdampak akan lahir,” ujar salah satu pemateri.Melalui kuliah umum ini, Prodi Perbankan Syariah berharap mahasiswa baru memiliki wawasan awal yang komprehensif mengenai arah perkembangan keuangan syariah digital dan termotivasi untuk mengembangkan ide-ide inovatif yang relevan dengan isu-isu strategis, seperti ketahanan energi dan keberlanjutan.Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Seluruh peserta terlihat antusias dan mengenakan dresscode batik dengan bawahan hitam sesuai ketentuan panitia.