Kuliah Umum Prodi Perbankan Syariah: Memperkuat Literasi Mahasiswa dalam Investasi di Era Digital
Kuliah Umum
Yogyakarta – Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga sukses menggelar Kuliah Umum pada Selasa, 3 September 2024. Kuliah umum yang mengangkat tema "Instrumen Investasi di Era Digital" ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai dunia investasi digital yang semakin berkembang pesat. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2024/2025, dengan tujuan utama memperdalam wawasan mereka dalam bidang investasi serta mempersiapkan mereka memasuki dunia karir di sektor keuangan yang semakin bertransformasi.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai berbagai instrumen investasi yang ada, mulai dari pasar modal hingga cryptocurrency, serta investasi dalam perbankan syariah. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori, tetapi juga diberikan wawasan praktis mengenai cara terlibat dalam dunia investasi digital yang saat ini tengah berkembang pesat. Selain itu, kuliah umum ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan sumber daya manusia mahasiswa, yang nantinya dapat memberikan kontribusi positif di dunia kerja, terutama dalam sektor keuangan. Tak kalah pentingnya, kegiatan ini juga mempererat solidaritas antar mahasiswa dari berbagai angkatan, mendorong semangat kolaborasi antar generasi di Prodi Perbankan Syariah UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Islamic Bank Festival ke-8 dan didukung oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai angkatan, kuliah umum ini dibawakan oleh sejumlah narasumber yang kompeten dan memiliki reputasi tinggi di bidang investasi digital dan keuangan. Di antaranya adalah Hasan Al Banna, SEI., M.E., Dosen Perbankan Syariah UIN Sunan Kalijaga, yang membahas Pasar Modal, Tirta Karma Senjaya, S.Si, M.SE., Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, yang mengupas tentang Cryptocurrency, Tri Suratdi Marty K., Kepala Saving Acquisition BTPN Syariah, yang membahas Investasi dalam Perbankan, serta Eko Yunianto, Kepala OJK Perwakilan DIY, yang menyampaikan materi mengenai Investasi di Kalangan Muda. Acara ini dimoderatori oleh Rani Octavianur, Duta Kampus UIN Sunan Kalijaga.
Dalam sesi kuliah umum ini, para narasumber menyampaikan informasi mendalam tentang pentingnya berinvestasi di era digital, serta berbagai instrumen investasi yang kini tersedia. Mahasiswa juga diajak untuk memahami tren investasi yang berkembang, serta potensi risiko yang ada di balik peluang investasi digital. Dengan pengetahuan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen investasi yang cerdas, tetapi juga siap untuk berkarir di sektor keuangan, khususnya dalam dunia digital yang penuh inovasi.
Hasil dari pelaksanaan kuliah umum ini sangat positif. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah merasakan peningkatan literasi dalam dunia investasi, terutama investasi berbasis digital. Selain itu, mereka menjadi lebih siap dan terinformasi mengenai jenjang karir yang ada di sektor keuangan. Salah satu capaian yang sangat dihargai adalah terjalinnya hubungan erat antar mahasiswa dari berbagai angkatan, yang semakin memperkuat solidaritas dan semangat kolaborasi di Prodi Perbankan Syariah.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar tanpa kendala berarti dan berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Kuliah umum ini diharapkan menjadi langkah awal yang penting bagi mahasiswa Perbankan Syariah dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis. Dengan wawasan yang lebih luas tentang investasi dan dunia digital, mereka diharapkan dapat menjadi profesional yang kompeten dan siap bersaing di era yang semakin berkembang pesat.